30 January 2018

Maha

Aku merindukannya
disamping aku mengasihinya Tuhan
Aku menyayanginya
disamping aku juga mencintainya Tuhan
Ahh...bukankah Kau itu
Maha rindu, kasih, sayang, dan cinta?
Mungkin cuma Kau yang paling tahu,
menyampaikan semua itu
dangan cara yang paling indah
Maukah Kau menyampaikannya?
Maukah Kau juga merindu, mengasihi, menyayangi, dan mencintainya,
sama besarnya sepertiku?
Jika Kau Tuhanku
Peluklah dia dengan hangat Maha-Mu
dan saat itu, ijinkan aku
untuk sekadar tahu
bahwa itu benar-benar terjadi

Pasar Gede, Solo, 16 Oktober 2012

07 April 2016

Mursal

Engah.
Telapak rindu yang tak segera disambut
memang mampu bertepuk
Akan tetapi takkan berbunyi
tanpa sentuh tangan dirindu puan menghampiri.

Lelah.
menunggu hujan yang memisah
gerimis yang membatas desah
menanti bayangan diseberang jalan
berpendar cahaya iapun enggan.

Bangkit.
hempas angin kepak burung
terasa segar walau sebentar
hujan yang mursal perlahan reda
lalu tetes menyegarkan muka.

Sedikit-sedikit.
Memelihara cinta yang mungkin mati walau abadi

Tangkaran, Bogor, 24 Oktober 2014